Tentang plat Kendaraan bermotor N

by - 8:39:00 AM



Tentang plat Kendaraan bermotor N 

Dulu awalnya saya mengira kalau semua kendaraan bermotor yang Tanda Nomor Kendaraannya berawalan N itu pasti dari Malang. Entah itu Malang kabupaten atau kota. Pernah suatu hari, saya sekeluarga hendak ke Surabaya, melewati sekitaran Purwosari Pasuruan. Lalu lintas saat itu sedang ramai lancar. Saya lihat kendaraan dengan tanda nomor kendaraan (plat) N lah yang mendominasi. Langsung saya nyeletuk 

“Pantesan, jalanan ramai. Rupanya orang Malang pada mau ke Surabaya semua” 

“Kok Mama tau?” Tanya anakku. 

“Lha itu plat mobilnya N semua. N kan plat mobil Malang” jawabku santai dan percaya diri. 

“Belum tentu… Enggak semua plat N itu asalnya dari Malang” Sahut Pak Suami. 

“Heh? Masa sih? Kok aku nggak tau??” 

“Yo Cuma mama saja ya enggak tau, orang lain pada tau semua wkwkwk” 

“Oalah…” sambil garuk garuk kepala, agak malu tapi sedikit. 

Tapi ternyata… saya tak sendiri. Ketika saya membaca thread di media social terutama Facebook, banyak juga yang tidak tahu kalau plat N itu tidak hanya dari Malang raya saja. Bahkan banyak diantara mereka yang tidak bisa membedakan mana saja kendaraan yang berasal dari Malang kota, Kabupaten atau Kota Batu. Enggak malu-malu amat dong jadinya qiqiqi 

Karena saya sendiri pun bingung, akhirnya saya mencari tau. Daerah mana saja yang menggunkan plat N untuk kendaraan bermotornya, dan kode apa yang digunakan untuk membedakannya. 

Menurut Wikipedia, kode plat N dipakai untuk seluruh kendaraan bermotor yang berasal dari bekas Karesidenan Malang. Merasa asing dengan istilah Karesidenan Malang? 

Karesidenan adalah pembagian wilayah yang dulu dilakukan pada zaman Hindia Belanda. Pada masa itu dipimpin oleh seorang Gubernur Jenderal. Setelah Indonesia merdeka berubah menjadi wilayah pembantu Gubernur, namun sekarang sudah tidak digunakan lagi. Sekarang Bupati berada langsung di bawah Gubernur. Namun istilah eks Karesidenan Malang masih tetap digunakan, contohnya untuk pembagian plat nomor ini. 

Karesidenan Malang sendiri terdiri dari wilayah Batu, Malang,Pasuruan, Probolinggo, dan Lumajang. Masing-maing wilayah memiliki kode huruf tersendiri yang menunjukkan asal kendaraan bermotor. Kode huruf tersebut terletak di belakang nomor kendaraan bermotor. Misalnya N****(kode huruf). 

Agar tidak bingung lagi, berikut ini kode yang menunjukkan asal wilayah kendaraan bermotor di Eks Karesidenan Malang



Pembagian Plat N untuk eks Karesidenan Malang: 

  •  Kota Malang (N – A**/B*/C*/E*), 

  •  Kabupaten Malang (N – D**/F*/G*/H*/I*/J*), 

  •  Kota Batu (N – K**/L*), 

  •  Kabupaten Probolinggo (N – M**/N*/P*), 

  •  Kota Probolinggo (N – Q**/R*/S*), 

  •  Kabupaten Pasuruan (N – O*/T**/W*), 

  •  Kota Pasuruan (N – V**/X*), 

  •  Kabupaten Lumajang (N – U**/Y*/Z*) 

Nah sudah jelas kan sekarang? Belum tentu kendaraan bermotor dengan plat N berasal dari Malang, bisa jadi dari Pasuruan, Probolinggo atau Lumajang. 

Oh iya, kode wilayah yang dulunya hanya terdiri dari 2 huruf, sekarang ada yang berubah menjadi 3 huruf. Mungkin karena semakin banyaknya volume kendaraan yang dimiliki oleh masyarakat . Karena perubahan ini, peraturan untuk ukuran plat kendaraan yang resmi sampai diubah. Ditambah sekian sentimeter agar huruf dan angka yang ada di plat tidak bertumpuk dan mudah dibaca. Jangan lupa juga untuk selalu menggunakan plat kendaraan bermotor yang resmi dari kepolisian, karena kalau melanggarnya anda bisa kena tilang. 

Semoga saya tidak lupa lagi memberitahukan soal tanda nomor kendaraan ini kepada anak-anak untuk meralat perkataan saya tempo hari. Karena kalau tidak diberi tahu, bakal terbawa sampai nanti mereka besar. Penting nggak penting sih untuk disampaikan kepada anak-anak, tapi nggak ada ruginya juga mereka tahu. Betul kan?

You May Also Like

0 comments