Sambal tumpang

17.47.00 Retno Kusumawardani 3 Comments



Pertama kali diminta kangmas bojo untuk masak sambel tumpang, sempat bingung juga. Pasalnya belum pernah lihat penampakannya sama sekali. Berbekal resep dari ibu mertua via telepon, akhirnya memberanikan diri untuk memasak.

Masak pertama bisa dibilang sukses karena suami suka, walaupun dia sendiri yang menambahkan gula sama garamnya. Masak kedua aku masih belum tertarik untuk mencoba. Sampai masak yang ketiga kalinya, masih juga belum tertarik untuk mencoba. Iseng-iseng nawarin tetangga penggemar tempe buat nyobain sambel tumpang buatanku ...eh ternyata mereka malah minta tambah. Aku pikir karena aku ngasihnya kedikitan, tapi ternyata kata mereka sambel tumpang buatanku enak ...cocok sama lidah mereka. Dari sini perasaanku mulai terusik, halah ..., apa iya sambel tumpang yang terbuat dari tempe bosok ( bukan busuk yang sebenarnya sih. Itu hanya istilah di daerah sini untuk menyebut tempe yang sudah menginap semalam atau lebih, tanpa dimasukkan kulkas), enak untuk dimakan. Nah ... Nah..galau kecil-kecilan melanda deh, pingin nyobain sambel tumpang. Tapi apa daya, waktu itu sambel tumpang sudah habis ... Hiks.
Akhirnya pada waktu masak yang keempat kalinya baru aku mencoba ...dan ternyata emang enak sekaliiii....hahaa lebay. Menurutku selain enak, juga sehat. Karena masaknya dengan cara direbus. Meskipun ada sedikit santannya, asalkan santannya ngga banyak-banyak, dijamin nggak feeling guilty waktu makannya. Juga karena pendamping dari sambel tumpang ini adalah sayur rebus. Ngrebus sayurnya sih menurut selera, mau matang, setengah matang atau bahkan yang hobi sama hijauan segar alias ngeraw juga bisa.
Oia...pernah lo aku ngintip-ngintip buku resep. Dari sekian banyak buku resep yang aku baca, ternyata ngga ada resep yang sama dengan resep warisan dari ibu mertua-ku ini. Semuanya menggunakan daun salam, sedangkan aku tidak. Percayalah resepku memang berbeza (#sitinurhalizamode on) :-)
Nah kalau penasaran, ini resepnya :

SAMBAL TUMPANG
Bahan :
Tempe bosok/tempe semangit  100 gr
Tempe baru 200 gr
Santan kelapa sedang (tidak terlalu kental maupun encer) 500 ml.
Air 500 ml.

Bumbu:
4 butir bawang merah
3 butir bawang putih
2 butir kemiri
Kencur 1 cm
Cabai rawit 10 buah/selera
Daun jeruk 1 lembar yang besar, kalau kecil bisa dua lembar
Terasi setengah bungkus kemasan sachet
Garam
Gula

Sayuran ( sesuai selera)
2 mangkok bayam
1 mangkok tauge

Cara membuat :
Potong tempe menjadi tiga atau empat bagian. Masukkan air kedalam panci bersama kedua jenis tempe dan semua bumbu kecuali garam dan gula.
Rebus hingga tempe dan bumbu menjadi lunak dan air menyusut. Keluarkan bumbu, kecuali cabai, biarkan saja utuh. Lalu ulek bumbu sampai halus. Ulek juga kedua jenis tempe tapi jangan sampai terlalu hancur. Istilahnya diulek runyah-runyah. Antara hancur dan tidak hancur. Bukan antara ada dan tiada, ntar nggak jadi masak dong...qiqiqi.
Masukkan lagi bumbu dan tempe ke dalam panci yang digunakan untuk merebus tadi. Lalu tambahkan santan, ketika akan mendidih masukkan gula dan garam sesuai selera.
Untuk kuah pada resep asli adalah nyemek-nyemek, maksudnya ada kuah tapi sedikit sekali. Sedangkan suamiku lebih suka kalau kuahnya banyak seperti kolam renang. Jadi banyaknya santan disesuaikan dengan selera anda masing-masing ...ocre.
Jangan lupa sayuran pendampingnya. Sesuai selera sih, senengnya sayur apa. Tapi kalau favorit suamiku adalah bayam dan tauge. Bayamnya di rebus setengah matang, dan taugenya dicelup aja di air mendidih. Jadi semua sayurnya masih kriuk-kriuk hmmm ...sehat ...sehaaat....

Ada lagi yang menurutku tidak kalah unik. Cara makan sambel tumpang menurut suamiku adalah : ambil sejumlah cabai dari dalam masakan, ulek di piring dengan menggunakan punggung sendok. Letakkan sayur diatas cabai lalu siram dengan sambal tumpang. Tambahkan nasi. Lengkapi dengan kerupuk dan telor dadar.
Nyam...nyam ... Pasti nambah hehehee...
Nah ... Selamat mencoba, semoga anda menyukainya. Jangan lupa bubuhkan cinta dan kasih sayang dalam setiap masakan anda, dijamin hasilnya akan semakin nikmat.




You Might Also Like

3 komentar:

  1. Boleh dicoba mbak.... penasaran... saya suka segala hal tentang tempe soalnya

    :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Enak ini mas...wkwkwk ya iyalah orang masakan saya sendiri...

      Hapus
    2. Enak ini mas...wkwkwk ya iyalah orang masakan saya sendiri...

      Hapus