Maggo, Ramuan Tradisional untuk Mengobati Maag

by - 11:15:00 PM


Maggo, Ramuan Tradisional untuk Mengobati Maag 


Saya resmi menjadi anak kos pada saat seolah SMA. Tinggal di kecamatan yang cukup jauh dari kota, membuat saya harus hijrah ke kecamatan lain untuk mencari sekolah negri. Untunglah ada sekolah negri yang cukup bagus tanpa harus pindah ke kotamadya. 

Semenjak menjadi anak kos saya menyadari bahwa jadi anak kos itu paling enggak enak kalau sakit. Makanya saya selalu berusaha untuk menjaga kesehatan. Minimal dengan makan teratur dan istirahat. 

Kebiasaan itu terbawa sampai kuliah, Alhamdulillah saya tidak pernah sakit yang aneh-aneh. Paling parah sakit cacar air saat semester 4. Ya, baru pada saat itu saya terena cacar air. Selebihnya cuma sakit flu dan batuk yang saya rasa setiap orang juga mengalaminya. 

Saat kuliah dulu karena masih belum ada tanggung jawab apa-apa selain kuliah, saya masih bisa mengatur jadwal sesuai keinginan saya. Bisa makan teratur dan istirahat secukupnya. 

Namun kebiasaan itu berubah dengan sendirinya ketika saya menikah dan punya anak. Jadwal kegiatan sehari-hari meskipun tidak tertulis tapi sudah terancang di dalam benak tidak bisa terlaksana. Karena, bersama anak-anak itu ada saja kejadian tak terduga yang bisa membuat buyar segala bentuk rencana. Terkadang saking sibuknya dengan pekerjaan rumah sampai lupa untuk makan. Kalau sekali dua kali mungkin tidak ada efeknya, namun jika sering terjadi ternyata tubuh ini protes juga. 

Awalnya cuma terasa tak nyaman saat makan. Lama lama jika makan terlambat sedikit saja, perut ini terasa sakit saat atau sesaat setelah makan. Terasa seperti dipuntir-puntir terkadang diikuti mual mual. Suami bilang saya kena maag, tapi saya menyangkalnya. Saya tak suka kalau dibilang sakit. Namun ketika rasa sakit itu datang, saya penasaran juga. 

Saya pun mulai bertanya tanya pada teman yang menderta maag, bagaimana rasanya sakit maag itu. Dan ternyata gejala yang mereka sebutkan sama dengan apa yang saya rasakan. Ok fix, berarti saya harus mengakui kalau saya sakit maag. Lalu bagaimana? 

Untuk menjawab rasa penasaran, saya pun browsing. Menurut beberapa laman yang saya baca, sakit maag itu disebabkan oleh naiknya asam lambung yang mengakibatan munculnya rasa mulas, perih di perut bahkan nyeri dada. 

Naiknya asam lambung ini selain disebabkan oleh pola makan yang salah juga oleh stress. What, stress? Iya, ternyata saat seseorang mengalami stress, lambungnya memproduksi asam lebih banyak. Maka timbullah maag. 



Sakit maag yang ringan hanya mengakibatan rasa tidak nyaman di perut, maag dengan kategori sedang bisa membuat perut mulas dan nyeri di dada. Sedangkan maag kronis, intensitasnya lebih sering daripada maag sedang dan rasanya pun lebih sakit. 

Saya sendiri menderita maag ringan-sedang karena perut saya sakit sekali seperti dililit-lilit dan disertai rasa mual. Sebenarnya sakit maag ini bisa dicegah dengan makan teratur, menghindari makanan pedas dan kecut, menghindari minuman bersoda atau makanan dan minuman yang dapat memicu keluarnya asam lambung seperti kopi. 

Tapi, saya yang bandel. Saya tetap minum kopi dan makan makanan yang pedas dan kecut. Mau gimana lagi, rasanya kurang nendang kalau makan bakso itu ga ada pedes-pedesnya. Apalagi akhir-akhir ini level pedas saya meningkat tajam, kalau dulu beli rujak pakai cabai 2 sudah terasa pedas, sekarang pakai cabai 5 malah enggak terasa pedas sama sekali. Rasanya benar-benar engga puas kalau makanannya enggak pedas banget. Begitulah, maunya sehat tapi malah datang sendiri ke sumber penyakitnya, dasar manusia hehehe. 

Sakit maag itu enggak enak banget, rasa sakitnya membuat pekerjaan jadi terbengkalai dan anak anak jadi enggak keurus. Untunglah ada salah seorang teman yang memberitahu kalau ada obat herbal yang bisa menyembuhkan maag. Pucuk dicinta ulam pun tiba, saya yang menyukai produk alami menemukan solusi untuk sakit maag saya.


Saya dikenalkan pada Maggo, obat maag tradisional tanpa efek samping. Maggo ini tebuat dari bahan herbal alami bermutu tinggi. Beberapa bahan alami yang terkandung dalam Maggo antara lain : 

· Cengkeh. Minyak esensial cengkeh dapat meningkatan produsi lendir lambung yang menghalangi efek asam lambung termasuk mencegah erosi dinding lambung yang disebabkan asam lambung. 

· Kunyit. Mengandung antioksidan yang dibutuhkan dalam pengobatan asam lambung dan penyait refluks asam lambung (GERD) 

· Lengkuas. Memiliki sifat antiinflamasi, sehingga dapat membuat perut lebih nyaman saat terserang maag. 

· Kacang Hijau. Kacang hijau dapat menebalkan lapisan dinding mukosa lambung dan mampu menetralkan asam lambung yang berlebih. 

· Jamur kuping. Sama halnya dengan lengkuas, jamur kuping juga memiliki sifat anti inflamasi yang dapat membuat perut nyaman saat asam lambung menyerang selain itu jamur kuping juga berfungsi menyerap zat racun dan kotoran dalam perut, jadi pencernaan semakin lancar.






Kemasan Maggo 

Maggo dikemas dalam kardus yang berisi 6 buah botol kaca berukuran 2 cmx5cm. Tiap botol berisi 5 gr bubuk Maggo. Di bagian luar kardus tercantum komposisi, cara minum, tanggal kedaluarsa, nomor dari badan POM dan MUI. Juga logo jamu dan halal dari MUI. Kemasan Maggo yang berwarna hijau bernuansa biru ini nampak cerah dan eyecatching. 

Cara mengkonsumsi Maggo 

Maggo hendaknya diminum pada pagi hari sebelum perut terisi apapun (perut kosong). Untuk satu paket pengobatan, maggo diminum 6 hari berturut-turut. Namun untuk dosis penuntasan atau agar sakit maag anda benar-benar sembuh, disarankan maggo diminum selama 12 hari berturut-turut atau 2 dus tanpa putus. 

Cara menyeduh maggo adalah: seduh satu vial atau satu botol Maggo dengan 150 cc air mendidih, kemudian tutup dan tunggu hingga hangat-hangat kuku. Setelah itu aduk dan larutan Maggo siap untuk diminum. Anda juga bisa menambahkan madu atau perasa lainnya sesuai selera anda. 

Kalau saya sih, tidak saya beri perasa tambahan apaun, hanya minum sedikit air putih saja untuk menghilangkan sisa jamu di dalam mulut. Kalau ditanya rasanya, Maggo ini khas sekali seperti jamu pada umumnya. 

Ingat ya, anda jangan mengkonsumsi apapun setelah minum Maggo ini, kurang lebih dalam kurun waktu 30 menit. 



Keunggulan Maggo 

Maggo dibuat dari bahan bahan alami yang kita jumpai sehari-hari. Komposisinya yang tepat yang membuat Maggo ini dapat menuntaskan sakit maag akut & kronis serta menetralkan asam lambung tinggi & GERD. Proses pembuatan Maggo juga sesuai dengan Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) yang diawasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Oleh karena itu di kemasan terdapat logo jamu yang berarti bahwa bahan penyusun jamu tersebut juga dibuat secara higienis dan bebas cemaran. 

Sebagai Jamu, Maggo juga sudah terdaftar dalam BPOM dengan ijin BPOM TR. 133 270 301 serta bersertifikat Halal dari MUI. 01271099010414. Anda bisa mendapatkan Maggo di e-commerce maupun di langsung di website Maggo. 

Oh ya, hampir saja terlewat. Saat ini Maggo sedang mengadakan kuis berhadiah voucher loh. Caranya sangat mudah, ikuti saja langkah langkah berikut untuk mendapatkan vouchernya : 

1. Follow instagram Maggo @Maggoid 

2. Tuliskan resolusi kamu agar tubuh lebih sehat di tahun 2019 mendatang pada caption. Misalnya saja “pada tahun 2019 aku mau lebih banyak olah raga biar lebih sehat” 

3. Upload foto dan jangan lupa tag @maggoid dan beri hastag #ResolusiBebasMaag2019 

4. Mention atau Tag 5 orang teman pada foto tersebut. 

Gampang banget kan caranya? Kuis berlangsung hingga akhir desember ini, so jangan sampai terlewat kan lumayan kalau dapat hadiah voucher dari Maggo, obat maag tradisional tanpa efek samping. 









You May Also Like

2 comments

  1. Cocok banget kayaknya, teman saya ada yang maag akut

    ReplyDelete
  2. Aku pernah nyobain maggo nih bun, puaaaait bueneeerr.. krn nggak punya magh aku kasih ke temen yg punya magh akut aja, kasian dia 😀😀

    ReplyDelete