![]() |
| www.freepik.com |
Skin barrier artinya lapisan pelindung terluar kulit yang berfungsi menjaga kelembapan serta melindungi kulit dari zat berbahaya, seperti kuman, polusi, radiasi UV, dan iritan lingkungan. Bisa dibilang skin barrier adalah garda terdepan yang bisa memastikan NU kulit terbebas dari masalah.
Kulit terdiri dari tiga lapisan utama, yaitu epidermis atau lapisan terluar, dermis, dan hipodermis atau lapisan terdalam. Skin barrier bekerja pada bagian paling luar epidermis yang disebut stratum korneum. Stratum korneum dapat dianalogikan sebagai tembok bata, yang mana “bata” adalah sel kulit mati (korneosit) dan “semen”-nya berupa lipid (ceramide, asam lemak, dan kolesterol).
Struktur pada stratum korneum mampu menjaga air agar tidak mudah menguap, serta menjadi benteng yang melawan benda berbahaya, seperti mikroba, alergen, polusi, dan efek buruk sinar UV. Tidak hanya lipid, dalam stratum korneum juga mengandung natural moisturizing factors (NMF), yaitu senyawa penting yang berperan dalam menghidrasi kulit. Apabila lapisan ini kehilangan kelembapannya, maka kulit akan rentan terdadap iritasi.
Penyebab Skin Barrier Rusak
Faktanya, skin barrier artinya bagian yang tidak hanya memiliki peran penting bagi kulit, namun skin barrier juga sangat mungkin mengalami kerusakan. Penyebabnya bisa bermacam-macam, seperti penjelasan berikut ini:
1. Eksfoliasi berlebihan
Eksfoliasi memang perlu dilakukan pada kulit untuk mengangkat sel kulit mati. Namun jika dilakukan berlebihan, eksfoliasi bisa merusak skin barrier. Eksfoliasi secara fisik menggunakan scrub maupun eksfoliasi kimia dengan produk mengandung AHA/BHA dapat mengikis lapisan kulit terluar dan merusak skin barrier.
2. Penggunaan produk bersifat abrasif secara bersamaan
Produk skincare bersifat abrasif adalah yang memiliki tekstur kasar, seperti scrub. Penggunaan produk yang demikian secara bersamaan dapat menyebabkan skin barrier rusak. Misalnya, penggunaan masker wajah mengandung scrub yang dilanjutkan dengan penggunaan sabun cuci wajah yang juga memiliki scrub.
3. Tidak menggunakan sunscreen
Paparan sinar UV dari matahari secara berlebihan dapat merusak sel-sel kulit dan mengurangi kelembapan, sehingga skin barrier akhirnya rusak. Skin barrier artinya dapat rusak hanya karena melewatkan penggunaan sunscreen. Maka dari itu, jangan lupa untuk selalu menggunakan sunscreen setiap hari terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
4. Pengaruh polusi dan lingkungan
Udara yang kering, kotor, berdebu, dan berasap dapat memicu kerusakan pada skin barrier. Polusi dan kondisi lingkungan yang buruk tersebut bisa menghilangkan kelembapan kulit, sehingga berdampak pada skin barrier.
5. Penggunaan air terlalu panas
Mencuci wajah sebaiknya menggunakan air dengan suhu normal. Tidak disarankan cuci wajah dengan air yang terlalu panas karena dapat menghilangkan minyak alami di kulit serta merusak skin barrier. Skin barrier artinya bisa rusak karena kebiasaan sepele yang sering kali dianggap tidak membahayakan.
Ciri-ciri Skin Barrier Rusak
Skin barrier yang rusak sebenarnya bisa dirasakan dengan jelas ciri-cirinya. Bahkan penampakan kulit yang skin barrier-nya sudah rusak juga akan tampak sangat berbeda dengan kulit yang sehat. Inilah ciri-ciri skin barrier rusak:
- Kulit kemerahan dalam waktu yang lama
- Mudah muncul jerawat
- Kulit terasa kering dan kasar
- Sensitivitas kulit meningkat
- Kulit kusam dan warnanya tidak merata
- Kulit mudah mengalami peradangan seperti rosacea, eczema, hingga psoriasis
- Kulit mengalami permasalahan yang sulit sembuh
Tips Merawat Skin Barrier
Skin barrier artinya menjadi bagian kulit yang harus dijaga dan dipastikan tidak ada masalah kerusakan. Untuk itu, perlu dilakukan langkah pencegahan kerusakan serta perawatan secara konsisten agar skin barrier tidak rusak. Berikut ini adalah tips merawat skin barrier:
1. Lakukan perawatan kulit dasar
Tips penting dalam menjaga skin barrier adalah melakukan perawatan kulit dasar. Pilih sabun dengan manfaat melembapkan, seperti Kahf Brightening and Cooling Body Wash 200 ml. Dengan komposisi yang menggabungkan bahan-bahan alami, sabun mandi ini tidak hanya membersihkan tubuh, tetapi juga memberikan sensasi dingin yang menyejukkan, cocok bagi yang ingin merasakan kesegaran setelah beraktivitas seharian.
2. Pakai skincare yang bisa meregenerasi kulit
Untuk meregenerasi kulit, lakukan eksfoliasi 1-2 kali dalam seminggu. Gunakan Kahf Gentle Exfoliating Face Scrub 100 ml yang mengandung bahan-bahan alami yang lembut di kulit dan dapat membuat kulit lebih bersih dan segar. Produk ini juga dapat menghilangkan sel kulit mati dan kotoran yang menumpuk serta memberikan tampilan wajah yang lebih cerah dan sehat.
3. Gunakan pelembab
Kulit yang kering dan kurang lembap adalah penyebab utama rusaknya skin barrier. Oleh karena itu, selalu gunakan pelembab secara rutin, terutama setelah mencuci wajah atau mandi. Produk pelembab yang mengandung bahan-bahan seperti ceramide, hyaluronic acid, dan glycerin bermanfaat dalam mengunci kelembapan.
4. Hindari produk yang mengandung bahan iritan
Kerusakan skin barrier artinya juga berarti kulit yang menjadi lebih sensitif. Jadi hindari penggunaan produk yang mengandung bahan aktif yang keras, seperti retinoid, asalm salisilat, atau vitamin C. Fokuslah pada produk yang bekerja dengan cara menenangkan dan memperbaiki kulit.
5. Gunakan sunscreen
Lindungi kulit dan skin barrier-nya dengan memakai sunscreen atau tabir surya setiap hari dengan minimal SFP 30. Lebih bagus lagi jika memilih sunscreen yang tidak hanya melindungi kulit dari sinar matahari tetapi juga melembapkan, seperti Kahf Triple+ Protection Sunscreen Moisturizer 30 Ml. Produk ini cocok untuk semua jenis kulit, teksturnya ringan dan tidak lengket.
6. Tingkatkan hidrasi dari dalam
Pastikan memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih yang cukup setiap hari. Itu akan membantu tubuh dan kulit tetap terhidrasi dari dalam. Selain itu, konsumsi makanan yang mengandung antioksidan dan asam lemak omega-3, seperti buah, sayuran, dan ikan yang bermanfaat untuk kesehatan kulit.
Referensi:
https://klinikestetika.com/posts/articles/skin-barrier-rusak-yuk-kenali-penyebab-dan-cara-mengatasinya
https://www.alodokter.com/mengenal-skin-barrier-garda-depan-pelindung-kulit
https://www.vaseline.com/id/id/articles/skin-
concern/cara-memperbaiki-skin-barier-rusak.html








0 comments