Pengalaman Naik Kereta Api tanpa Kursi Bersama Anak-Anak

22.55.00



Tak terasa ya sudah tiba di ujung tahun. Liburan akhir tahun ini bersamaan datangnya dengan liburan anak-anak sekolah. 

Tak terkecuali anak-anak saya pun menyambut gembira liburan sekolah yang sudah dinanti-nanti ini.

Mengingat liburan yang cukup pendek ini, saya tidak berencana untuk mudik ke Sidoarjo. Namun ada acara keluarga yang harus saya hadiri, dan setelah melewati beberapa pertimbangan kami pun mengajak anak-anak untuk ikut serta.

Karena ini moment liburan, saya pun mencari cara agar liburan kali ini terasa berkesan. Dan munculah ide untuk naik kereta api. 

Bila diingat-ingat memang udah lama anak-anak tidak naik kereta api. Kalau enggak salah pada akhir 2020 lalu.

Begitu tahu kalau akan di ajak ke Sidoarjo naik kereta apai, anak-anak langsung bersorak gembira.
Saya pun membeli tiket melalui aplikasi. Untuk tiket berangkat, kami sema mendapatkan kursi. Namun untuk tiket pulangnya kami tidak mendapat kursi. 

Perjalanan dari Kepanjen ke Sidoarjo menggunakan kereta api kurang lebih 3 jam. Sebenarnya hanya dengan mengobrol saja kami bisa menghabiskan waktu. namun karena menginginkan suasana lebih meriah, anak-anak meminta cemilan. Mereka bahkan rela menyimpan uang sakunya untuk dikumpulkan.

Tak tanggung tanggung dua kantong kresek dengan ukuran lumayan besar, full berisi cemilan.

Selama perjalanan kami mengobrol, tak lupa sambil menikmati cemilan juga. Ternyata memang cemilan itu membuat suasana makin meriah. Perjalanan yang lama pun tak terasa membosankan.

Setelah dua malam menghabiskan waktu di kota Sidoarjo, tiba saatnya untuk pulang. Musim libur membuat jalan raya kota Sidoarjo yang biasanya  relatif lancar, pada hari itu cukup macet. Namun untunglah tidak sampai membuat kami ketinggalan kereta.

Seperti yang sudah saya ceritakan sebelumnya, perjalanan pulang kami menggunakan kereta api ini menggunakan tiket tanpa tempat duduk. Oleh karena itu sebelum kereta tiba, saya sudah menyusun rencana.

Saya ceritakan kepada anak anak bahwa di atas kereta itu ada gerbong pembangkit. 
Gerbong pembangkit adalah gerbong khusus yang diperuntukkan para penyandang difabel, lanjut usia, ibu hamil, ibu menysusui dan ibu-ibu yang 





You Might Also Like

0 comments