Sumber Maron, Wisata Air Keluarga yang Murah Meriah

13.53.00 Retno Kusumawardani 1 Comments

pemandian sumber maron 


Haloooo ... Mau cerita nih. Kemaren saya bersama keluarga dan teman, jalan-jalan ke Sumber Maron. Sudah pernah dengar namanya apa belum ? Kalau belum, baiklah saya akan kulik sedikit-sedikit disini.

Sebenarnya, sudah lama ingin jalan-jalan ke sumber maron ini, tapi setiap kali direncanakan selalu gagal. Jadi iri sama teman-teman yang pamer foto di pisbuk. Nggak cuma iri sih tapi juga penasaran. Akhirnya kami pun kesana. Berangkat dari rumah sekitar pukul dua siang, biar tidak terlalu panas. Sengaja juga memilih hari kerja biar anak-anak leluasa bermain. Karena kalau akhir pekan biasanya ramai sekali.

Sumber Maron terletak di desa Karangsuko, kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang. Jaraknya dari Kepanjen kira-kira hanya 4 km saja, kalau dari Gondanglegi kurang lebih berjarak 5 km. Dekettt kan...dari rumah, tapi keterlaluan sekali ...baru kali ini sempat kesana. Padahal Sumber Maron ini dekat dengan Pemandian Sumber Taman yang dulu waktu SMP sama SMA sering saya kunjungi.

Belum sempat ketiduran tiba-tiba mobil udah masuk di parkiran. Weittsss ternyata emang beneran dekat dari Kepanjen. Kurang lebih 15 menit perjalanan dari rumah, kalau start dari Stadion Kanjuruhan kira-kira 10 menit sudah sampai disana dengan mengendarai mobil. Ibaratnya kalo mak-mak gini ya...lipstik belum kering, kita udah nyampe di tujuan hehehe.

Oh ya pemandian Sumber Maron ini terletak semacam di lembah gitu, jadi untuk kesana kita mesti melalui jalanan yang menurun. Makanya parkir mobil berada di atas, sedangkan parkir sepeda motor ada yang lebih dekat ke pemandian.

Ada tiga kolam yang bisa kita gunakan untuk berenang. Kolam pertama, yang paling atas airnya cukup jernih dan tenang. Saking jernihnya sampai ikan - ikan yang berenang di dasar kolam nampak jelas dari permukaan. Di sini terdapat persewaan sepeda air, agak lupa juga berapa tarifnya. Kalau tidak salah 15.000 untuk 15 menit.
Sepeda airnya ini kecil ya saudara-saudaraaa Maksimal berat badan yang diperbolehkan hanya 60 kg. Jadi buat emak-emak macam saya ini jangan berharap banyak hehehe.

airnyaaa....jernihhh sampai ikannya kelihatan semuaa...


sepeda air (yang berat badannya diatas 60 kg ngga boleh yaaa)


Rupanya kolam ini semacam bendungan yang airnya kemudian digunakan untuk pembangkit listrik mikro hidro yang akan kita lewati jika kita berjalan menuju ke kolam kedua.

Yuk mari kita teruskan perjalanan, selanjutnya kita dimanjakan dengan pemandangan sawah yang menghijau dan sungai kecil yang mengalirkan air jernih yang berujung di kolam kedua. Mau berenang di sini? Boleh ... Tapi kurang seru. Karena ternyata ujung kolam kedua ini terdapat air terjun.


dikepung pemandangan seperti ini...hmmm pikiran jadi adem


awas...kalo kepleset bisa meluncur di air terjun lhooo


Lanjuuut ya, air terjun ini meskipun musim kemarau seperti ini aliran airnya masih cukup deras. Di bawah air terjun terdapat kolam, yang katanya bagian tengahnya cukup dalam, makanya anak-anak hanya bermain di bagian tepi saja. Jangan khawatir, air di kolam ini juga jernih karena dinding air terjun dan dasar kolam adalah batu. Dinding air terjun tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu curam, bahkan bisa dipanjat walau mesti berhati-hati.


udah kebayang kan gimana segernya mandi dimari?


Masih ada satu lagi yang tidak kalah seru, yaitu ada sungai dengan arus yang cukup deras mengalir dibawah kolam ketiga. Nah di sungai itu, kita bisa tubing dengan menggunakan ban yang banyak disewakan disitu. Harga sewa mulai 3000-5000 rupiah tergantung ukuran ban.


sungainya dangkal tapi airnya mantap

Kalau capek, ada kok tempat semacam gazebo yang disewakan. Amnesia lagi nih, kalau tidak salah harganya 15k/jam/kotak.

Capek setelah bermain air pasti perut pada keroncongan, jangan khawtir disini banyak sekali warung yang menyediakan aneka makanan dan minuman. Kalau saya sih kemarin bawa bekal dari rumah. Lalapan ikan,terong, leunca atau pokak, telur dadar, sambel yang joss pedesnya sama tidak ketinggalan kerupuk. Biar makannya meriah. Sedangkan teman saya membawa mi goreng dan puding. Pokoknya lengkap. Hati senang perut pun kenyang.

Buat sampeyan-sampeyan yang menyukai tantangan, ada wahana flying fox lho. Murah meriah, hanya dengan 10.000 rupiah anda sudah bisa terbang di udara. Saya sih nggak sempat melihat-lihat kesana karena anak-anak buru-buru ingin berenang. Mungkin kapan-kapan saya akan coba... Nggak tau kapan hehehe kayanya udah nggak berani deh, takut duluan’


tuuuh... flying fox nya di ujung sawah sebelah kanan... pengen?

Ayo buruan datang ke Sumber Maron, sebelum musim hujan datang. Karena apabila musim penghujan tidak disarankan untuk ke tempat wisata semacam ini. Karena bisa saja debit air yang besar membahayakan pengunjung.

Udah capek main air, ga nyaman dong kalau nggak mandi. Tenang saja, ada persewaan kamar mandi kok. Selain persewaan kamar mandi juga terdapat musholla kecil yang bersih. Jadi nggak usah khawatir, kita bisa seharian disana.

Nggak terasa hari sudah semakin sore, Anak-anak pun sudah capek dan mulai kedinginan. Setelah bersih-bersih dan berkemas, kami pun bersiap untuk pulang.

Matahari yang hendak turun ke peraduannya tidak lupa kami abadikan. Sebagai pengingat tentang suatu sore yang menyenangkan di Sumber Maron



senja di sumber maron

persawahan sekitar sumbermaron (foto diambil di dekat area parkir)
si kecil aja berani

nggak pengen yang kaya gini?


rame-rame? makin seru!

bole dong saya nampang?

















You Might Also Like

1 komentar:

  1. Aku sering banget ke sini. Sekarang mulai kotor. BTW, kenapa gak ada pengikut blognya?

    BalasHapus