kesehatan

Membangun Kebiasaan Sehat untuk Investasi Jangka Panjang.

23.22.00

Resep cemilan sehat mie goreng lemonilo


Sebagai seorang ibu penting sekali untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarga. Upaya menjaga kesehatan anak-anak sudah aku lakukan semenjak mereka berada dalam kandungan. Diantaranya dengan mengkonsumsi makanan sehat dan tidak melakukan aktivitas fisik berlebihan.

Sekarang ini anak anak sudah mulai besar. menjaga kesehatan sudah tidak mutlak menjadi tanggung jawab orang tua sepenuhnya. Anak anak juga harus bertanggung jawab pada kesehatan diri mereka sendiri. Untuk itu penting sekali membekali mereka tentang pentingnya kesehatan diri semenjak dini.

Banyak sekali teori yang kita baca untuk menjaga tubuh agar tetap sehat. Namun yang terpenting adalah prakteknya. Memahami bahwa ank-anak adalah peniru yang ulung, menjaga kesehatan tidak bisa hanya diceritakan saja. Orang tua juga harus memberikan contoh dalam kehidupan sehari-hari.

Kebiasaan-kebiasaan yang kita bangun untuk menjaga kesehatan jika dipikirkan saja memang akan terasa berat. Namun jika kita bisa melakukannya dari diri sendiri dan diawali dengan hal yang sederhana maka lama kelamaan akan terasa lebih ringan.

Dan membangun kebiasaan itu butuh waktu yang tidak sebentar, namun jika kita terus melakukannya maka anak anak pun akan dengan mudah mengikutinya. Berikut ini beberapa kebiasaan yang aku lakukan untuk menjaga kesehatan keluarga.

Cukup Minum air putih

Mulai dari kecil hingga kuliah, aku tidak suka minum air putih. Biasanya aku minum air putih setelah makan saja. Itupun hanya sedikit, sekedar untuk membasahi tenggorokan saja. Menurutku, air putih itu sangat tidak enak. Aku bisa minum dalam jumlah yang banyak jika minumannya ada rasanya.Seperti teh atu susu. Setelah usia bertambah, akhirnya aku sadar bahwa tubuh butuh air putih dalam jumlah yang cukup. Dan minuman yang diberi gula itu tidaklah menyehatkan.

Itulah sebabnya semenjak anak anak masih kecil sudah aku biasakan minum air putih. Dan tak hanya memberi anak-anak saja, akupun berusaha untuk mengkonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup. Akupun bersyukur, ketiga anakku suka dan terbiasa minum air putih.

Olah raga

Sejak kecil memang aku suka beraktivitas fisik. Tapi untuk melakukan olah raga secara rutin, sungguh merupakan tantangan tersendiri. Aku tetap berusaha untuk berolah raga meskipun di rumah saja. Terkadang kalau sedang mood keluar rumah, aku olah raga jalan cepat ke Stadion Kanjuruhan yang lokasinya tidak jauh dari rumah.

Beberapa olah raga yang biasanya aku lakukan di rumah antara lain lompat tali, senam ringan baik tanpa musik tau mengikuti video dari youtube. Jadi teringat, saking kepinginnya lompat tali sampai aku bela-belain membeli karet gelang yang dirangkai sedemikian rupa. Belakangan baru tahu kalau ternyata harga tali skipping itu cukup murah dan tokonya tak jauh dari rumah.

Resep cemilan sehat mie goreng lemonilo



Walaupun tak setiap hari melakukan olah raga, namun olah raga ringan yang aku lakukan di rumah juga dapat memancing kebiasaan anak-anak untuk berolah raga. Malahan porsi olah raga anak-anak terutama kedua anak laki lakiku jauh lebih banyak. Mereka berdua ikut sekolah sepak bola yang rutin melakukan latihan dan pertandingan.

Cukup sayur dan Buah

Buah dan sayur menjadi momok bagi sebagian orang. Bisa jadi dikarenakan saat mereka masih kecil tidak ditanamkan pentingnya mengkonsumsi buah dan sayur. Selain itu konsumsi sayur dan buah yang tidak dibiasakan juga dapat memicu ketidaksukaan pada kedua bahan tersebut. Untuk urusan buah, aku tak perlu khawatir karena ketiga anakku doyan makan buah semua. Karena memang sudah terbiasa dari mereka masih kecil. Namun untuk sayur masih ada tantangan tersendiri, karena tidak semua jenis sayur disukai oleh anak-anak. Sayur-sayuran yang disukai anak anak baru sebatas bayam, kangkung, wortel, buncis, brokoli, dan sawi. Padahal seperti yang kita tahu kalau jenis sayuran itu ada banyak sekali. Memang butuh sedikit waktu dan trik agr anak anak menyukai lebih banyak macam sayuran. Ditambah lagi anakku paling kecil yang sejak kecil suka memilih-milih makanan alias picky eater, aku harus lebih telaten dan sabar lagi. Tak cuma jenis sayur dan buah yang harus diperhatikan namun jumlah sayur dan buah yang dimakan pun harus mencukupi untuk memenuhi angka kecukupan gizi. Menurut kaidah isi piringku, sepertiga bagian adalah karbohidrat, sepertiga bagian lainnya sayur mayur dan sepertiganya lagi terbagi untuk buah buahan dan lauk pauk. Jika kaidah ini terpenuhi, maka kesehatan tubuh akan lebih terjaga. 

Tidur yang cukup

Di masa pertumbuhan, tidur yang cukup tidak hanya menjaga kesehatan tubuh tapi juga dapat menunjang penambahan tinggi badan. Itulah salah satu alasan yang berulang-ulang aku sampaikan kepada anak-anak. Pada saat musim sekolah, menerapkan jam tidur yang pasti bukanlah hal yang sulit. Namun pada musim liburan seperti sekarang ini aku harus lebih tegas lagi. Mentang-mentang esok harinya tidak bersekolah, mereka kadang memberikan alasan yang harus aku maklumi agar bisa tidur lebih larut. Kalau sekali atau dua kali masih okelah, namun jangan sampai menjadi kebiasaan. Sebagai orang tua pun sebisa mungkin memberikan contoh yang baik agar tidak dijadikan alasan oleh anak-anak untuk melanggar peraturan yang telah disepakati.

Pilih yang lebih sehat.

Saat ini berbagi cemilan tersedia di luar rumah. Tinggal pilih mana yang kita mau, tanpa keluar rumah pun kita bisa mendapatkannya. Aku bukanlah tipe yang melarang anak anak untuk tidak jajan sama sekali. Aku membolehkan mereka untuk setidaknya tahu bagaimana rasa dari jajanan tersebut. Tak lupa juga memberitahukan kepada mereka untuk tidak berlebihan mengkonsumsinya. Sering kali setelah mencoba beli sekali, anak-anak mencoba untuk membuat sendiri cemilan itu di rumah. Selain lebih sehat juga dapat melatih ketrampilan mereka di dapur. 
Frasa "Pilih yang lebih sehat" juga sering aku sampaikan ke anak-anak agar mereka terbiasa memilih mana yang lebih baik untuk tubuh mereka. 
Kebiasaan memberikan cemilan sehat untuk anak-anak di rumah juga dapat meminimalisir keinginan mereka untuk jajan sembarangan.

Kegiatan nyemil biasanya dilakukan anak-anak diantara jam makan, terutama di sore hari. Salah satu cemilan favorit anak anak hasil dari ampuhnya frasa "pilih yang lebih sehat" adalah mie goreng lemonilo. Untuk anakku yang sedang masa pertumbuhan (baca : porsi makannya besar), Mie Lemonilo membantu sekali untuk mengisi perut diantara waktu makan. 
Seperti yang kita tahu, Lemonilo adalah mie instan alami dengan saripati bayam yang terbuat dari tepung mocaf. Dibuat dengan teknik pemanggangan tanpa minyak membuat Lemonilo menjadi cemilan sehat yang cocok dikonsumsi oleh seluruh anggota keluarga.

Salah satu mie goreng Lemonilo Favoritku adalah rasa pedas korea. Karena rasanya yang unik dan tentunya saja rasa pedasnya. Walaupun judulnya pedas, tapi masih dalam tahap wajar kok. Dan resep Mie Goreng Lemonilo Favoritku adalah mie goreng Lemonilo yang diberi kuah. Biasanya aku tambahkan sawi dan telur untuk tambahan nutrisinya. Tapi aku juga tak menolak jika diberi mie goreng Lemonilo yang dimasak persis seperti petunjuk pengolahannya. Sama- sama enak kok. Hadirnya Lemonilo menghilangkan perasaan bersalah meskipun bolak balik makan mie goreng. Setuju kan? 

Resep mie goreng lemonilo rasa pedas korea

Bersyukur dan Menerima Keadaan
Mensyukuri nikmat sekecil apapun akan membuat kita lebih bahagia. Menerima keadaan dan tidak membandingkan diri dengan orang lain juga membuat hidup jauh lebih bahagia. Jika kebahagian kebahagiaan kecil ini kita hargai maka hidup pun akan lebih tenang. Ingat, bahwa kebahagiaan dan ketenangan hidup juga mempengaruhi kualitas hidup kita. Memupuk rasa bahagia akan membawa kesehatan pada tubuh kita. 

Resep menjaga ketenangan batin



Membangun Kebiasaan hidup sehat untuk Investasi Jangka Panjang

Tak mudah memang menjadikan suatu kegiatan menjadi kebiasaan. Beberapa hal yang bisa dilakukan pada saat menanamkan kebiasaan tersebut agar terus berjalan diantaranya :

- Mengingat manfaat yang akan dirasakan baik jangka pendek maupun jangka panjang

- mengingat kembali akibat yang akan kita rasakan jika kita tidak membiasakan diri

- saling mengingatkan antara anggota keluarga

- harus memaksakan diri agar kebiasaan ringan namun bermanfaat itu terus berjalan.

Beruntung saat ini anak anakku sudah cukup besar untuk diajak saling mengingatkan. Dengan melakukannya bersama-sama, kebiasaan yang rasanya sulit untuk dilakukan akan terasa lebih ringan saat dilaksanakan.


Nah itulah beberapa kebiasaan yang aku tanamkan kepada anak-anak agar mereka hidup lebih sehat. Kebiasaan sehat ini mungkin terlihat sederhana namun merupakan investasi jangka panjang. Kita akan merasakan dampaknya tidak hanya di masa sekarang, namun juga bertahun- tahun yang akan datang. Mungkin ada saran dari teman-teman, boleh kok disampaikan melalui kolom komentar. Monggo... 


You Might Also Like

37 comments

  1. Pola hidup sehat itu simple ya sebenarnya mengonsumsi makanan sehat sampai olahraga, tapi masih aja males ngelakuinnya. Paling sering sih ngelanggar makanan, sering banget mengonsumsi makanan instan. Bisa diterapkan, nih, terima kasih sharingnya!

    BalasHapus
  2. Ngemil memang suka sulit untuk berhenti, ya. Untung aja sekarang ada Lemonilo camilan sehat. Gak khawatir deh sama hobi ngemil

    BalasHapus
  3. Olahraga adalah hal yang paling sulit saya lakukan. Tapi sebagai penggemar mie, bisa banget ya kalo mienya diganti ke mie macam lemonilo

    BalasHapus
  4. Alhamdulillah ya...ada solusi cemilan sehat seperti Lemonilo ini. Jadi bisa ngemil, ngemie tanpa merasa berdosa lagi hehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa bener, penting banget ngemil tanpa berdosa, hati tetep tenang hihihi

      Hapus
  5. Anak bungsuku nih masih nggak suka makan buah, padahal sudah diperkenalkan sejak kecil. Aku sendiri suka banget makan buah. Untungnya dia suka makan sayuran. Kalau masak Lemonilo juga sayur sawinya segambreng :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itulah kalau anak pilih pilih mamanya juga kepikiran yaa

      Hapus
  6. Yup, bersyukur dan menerima keadaan penting banget dalam keseharian. Btw, Lemonilo memang seenak itu ya, Mbak :)

    BalasHapus
  7. Kebiasaan yang hampir sama saya terapkan juga kepada anak di rumah. Investasi untuk kesehatan itu memang seharusnya kita upayakan selalu dengan maksimal ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mentang mentang lagi sehat jangan sampai terlena..

      Hapus
  8. Aku masih butuh perjuangan banget nih untuk terbiasa hidup sehat, soalnya sering tergoda dengan kebiasaan bahkan makanan kurang sehat, huhu.. Padahal kebiasaan hidup sehat manfaatnya bisa sampai jangka panjang yaa

    BalasHapus
  9. Cari camilan memang harus yang sehat, karena dampaknya ke diri kita juga nantinya kan. Lalu diimbangi dengan pola hidup sehat lainnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, paling ga pilih cemilan yang ga nambah rasa bersalah sama tubuh hehe

      Hapus
  10. Aku rutin jalan pagi tiap hari, kalau suami dan anak-anak rutin sepedaan dan skipping. Memang kebiasaan sehat di keseharian jadi investasi jangka panjang.
    Btw, penampakan mie goreng Lemonilo rasa pedas Korea menggoda bener ya
    Aku juga suka nih, unik dan pas rasa pedasnya.

    BalasHapus
  11. Kesehatan merupakan investasi terutama juga ya Mba. Karena kalo dilihat dari bijaknya kita memilih investasi pasti untuk masa depan yang cerah dan jangka panjang tentunya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kudu mikir jangka panjang, kesehatan di masa sekarang juga investasi untuk masa depan

      Hapus
  12. lebih penting mana ya tidur cukup atau tidur teratur?
    soalnya suamiku tidurnya cukup tapi tidak teratur

    kalau olahraga sih iya, soalnya investasi badan yang sehat juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau emak emak, dapat tidur cukup itu udah alhamdulillah banget. Apalagi kalau punya anak kecil, kalau tidur teratur itu mahal hihihi

      Hapus
  13. Terasa banget sih yaa...
    Ketika menjadi orangtua tuh, apa yang menjadi kebiasaan kita akan menurun kepada pola hidup anak-anak juga.
    Jadi gak boleh mageran, huhu... dan gak boleh malas menyediakan makan makanan bergizi.

    BalasHapus
  14. Alhamdulillah aku juga sekarang rutin olahraga 4-5 kali seminggu, Mbak. Apalagi setelah pandemi, memang harus nyempatin olahraga demikesehatan keluarga.

    BalasHapus
  15. Lemonilo ini porsinya jumbo. Kalau saya yang masak Lemonilo, kalau pas lapar banget langsung kenyang. Tapi kalau enggak begitu lapar, biasanya saya satu piring berdua dengan ibu saya. Nyoba yang rasa kari, duh terasa banget bumbunya. Enaaak.

    BalasHapus
  16. Aduh ini tulisan reminder banget buat aku olahraga. kenapa suka kelupaan dibanding kesibukan lain ya? namanya mungkin emak-emak dengan anak lewat balita ya.

    BalasHapus
  17. Setuju mba,kebiasaan hidup sehat harus dipupuk sejak dini. Lemonilo faoritku rasa kari ayam, gurihnya mantul!

    Untuk yang rasa pedas korea sudah pernah coba dan langsung angkat tangan alias nyerah. Ternyata saya hanya mampu mentolerir rasa pedas level 1 :D

    BalasHapus
  18. Kayanya mulai sekarang aku harus belajar memaksa diri untuk hidup lebih sehat, karena manfaat jangka panjangnya akan terasa dan nyata banget ya mbak

    BalasHapus
  19. Kebiasaan hidup sehat adalah kebiasaan yang penting untuk diajarkan ke anak anak semenjak dini ya mbak
    Dengan melakukan kebiasaan hidup sehat kita sudah berinvestasi untuk kesehatan di masa depan

    BalasHapus
  20. Wah tips-tipsnya seru banget... makasih sudah diingatkan untuk hidup sehat.. saya juga suka banget lemonilo dengan diberikan berbagai topping

    BalasHapus
  21. Wah iya nih mau berslih ke lemonilo tapi anakku yang belum terbiasa. Wah ada vaeian yang korea duh aku belum nyoba nih

    BalasHapus
  22. Membangun kebiasaan sehat itu gampang-gampang susah. Tapi kalau berhasil, wah, luar biasa sekali. Setara investasi jangka panjang dengan premi tinggi

    BalasHapus
  23. Makjleb nih saya. Soalnya belakangan ini pola hidup saya sungguh tidak sehat. Mulai dari sering begadang, kurang makan sayuran, jarang olahraga, sering minum kopi. Hadeuhh..gak heran deh kalau dikit-dikit, gampang ambruk..ngedrop..

    BalasHapus
  24. Kebiasaan hidup sehat memang harus secara konsisten diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Terutama pada anak-anak ya agar mereka punya disiplin sehat sejak dini.

    BalasHapus
  25. aku masih belum bisa konsisten nih mba bangun pola hidup sehat, apalagi apa2 semua sendiri ngurus tiga balita wkwkwk serasa jadi robot

    BalasHapus