kesehatan

Pengalaman Mengobati Biduran Sendiri Tanpa Obat

19:42

Konten [Tampil]

cara alami mengobati biduran

Teman teman ada yang pernah merasakan biduran? Sama sekali enggak nyaman bukan? Aktivitas jadi terganggu. Apalagi kalau bidurannya parah sampai hampir di sekujur tubuh. Duh enggak enak sekali rasanya. Sebenarnya apa sih biduran atau urtikaria itu?

Biduran adalah munculnya benjolan atau ruam di kulit, terkadang berwarna merah yang disertai dengan rasa gatal. Biduran terjadi ketika sistem kekebalan tubuh mengalami ancaman sehingga melepaskan histamin ke kulit yang akan membuat pembuluh darah melebar dan meningkatkan aliran darah di kulit.

Biduran termasuk gejala yang umum terjadi, namun demikian perlu perhatian khusus atau bahkan periksa ke dokter jika biduran disertai dengan gejala seperti : muntah-muntah, bengkak pada kelopak mata, bibir dan kaki, serta sesak nafas.

Penyebab biduran juga bermacam-macam. Bagi orang yang sangat sensitif maka hanya terpapar sedikit saja bisa menimbulkan biduran. Namun ada juga yang membutuhkan kontak yang intens baru muncul bidurannya.

Berikut ini beberapa penyebab biduran:

  • Mengkonsumsi makanan yang dapat menyebabkan biduran seperti bothok sarang lebah, rempeyek laron, makanan laut, kacang, coklat, telur, susu dll
  • kontak dengan pemicu biduran, misalnya bulu binatang, kain lateks, atau debu
  • terpapar cuaca seperti cuaca dingin atau panas
  • mengkonsumsi obat-obatan tertentu
  • gigitan atau sengatan serangga seperti lebah dan semut
  • sedang mengalami infeksi pada salah satu bagian tubuh
  • zat tambahan pada makanan seperti pemanis buatan, pengawet, pengental dan lain-lain
Biduran bisa menyerang siapa saja, meskipun tidak parah namun jika terjadi berulang ada baiknya teman-teman periksakan ke dokter untuk mengetahui penyebab dan cara mengatasinya.


obat biduran yang alami


Saya beberapa kali mengalami biduran, ada yang terjadi hanya sekali namun ada juga yang berulang. Namun Alhamdulillah tidak sampai ke dokter, karena saya tidak suka minum obat. Hiks. Untunglah saja penanganan mandiri saya berhasil, namun jangan ditiru mentah-mentah ya karena kondisi tubuh setiap orang itu berbeda. Sebelum menyebar ke seluruh tubuh, biduran akan muncul sebagai gatal kecil di sebagian tubuh. Jika dibiarkan lama-lama areanya makin luas. Jika kita peka, kita bisa mencegah biduran agar tidak lebih parah. 


Apa yang harus saya lakukan ketika mengalami biduran?

  • Memahami tubuh sendiri
Maksudnya adalah kita mengenal tubuh kita sendiri. Apabila ada yang tidak normal, kita bisa merasakannya dan mampu mendeskripsikan apa yang kita alami.
  • Mencari penyebab biduran
Biduran bisa disebabkan oleh beraneka macam pemicu. Jika mengalami biduran, coba dirunut kembali ke belakang. Aktivitas apa yang baru saja kita lakukan dan makanan apa yang baru kita masukkan ke dalam tubuh kita.
  • Mengatasi biduran
Biduran ada yang sifatnya sekali datang lalu pergi seperti biduran karena digigit serangga, namun ada juga yang berulang karena kondisi badan yang kurang fit atau imunitas menurun. Untuk mengobati biduran, maka sesuaikan dengan pemicunya. Dengan demikian kita menghindari terulangnya kejadian.

Berikut ini beberapa macam biduran yang pernah saya alami dan cara mengatasinya :

1. Biduran karena makan ikan laut dan bothok sarang lebah

Saya memang ada sedikit alergi dengan ikan laut jenis tongkol. Pada waktu masih SD dahulu pernah makan ikan tongkol yang dipindang kemudian di goreng. Setelahnya muncul ruam merah dan gatal. Untunglah di rumah saya di desa, sehingga mudah mencari air kelapa. Setelah beberapa saat minum air kelapa biduran saya langsung sembuh. Peristiwa yang sama juga pernah terjadi saat saya makan olahan cumi. 

Saat itu kami sekeluarga rekreasi ke pantai yang ada pasar ikannya. Rupanya es untuk mendinginkan cumi-cumi yang kami beli kurang banyak sehingga habis di perjalanan dan kemungkinan juga cumi-cumi yang kami beli sudah tidak dalam keadaan segar. Begitu sampai rumah, langsung dimasak. Baru makan satu potong cumi-cumi saja telinga terasa panas, lidah gatal dan kulit mulai gatal juga. Air kelapa segar lagi-lagi menjadi penolong.
Begitu juga saat saya biduran setelah makan bothok sarang lebah, air kelapa yang masih segar meredakan gejala biduran yang saya alami.

2. Biduran karena disengat lebah

Ini karena ulah saya sendiri sih, sukanya main sekebon eh ke kebun. Entah itu cari kayu, mengambil tebu atau sekedar main-main. Jadinya ya gitu deh, tiba tiba saja disengat lebah. Langsung badan terasa gatal-gatal. Bukannya disayang-sayang malah diomelin sama ibuk, tapi diobatin juga kok. Waktu itu dikasih air madu dan bekas sengatannya diberi minyak tawon kalau enggak salah. Esok harinya saya sudah sembuh. Entah memang karena madu dan minyak tawonnya atau memang efek sengatannya enggak terlalu sehingga cepat pula hilangnya.


mengobati biduran



2. Biduran tengah malam

Saat itu saya masih berstatus anak kos. Biasanya saya tidur kurang lebih jam sebelas malam. Namun setelah satu jam tidur saya terbangun dengan kondisi badan sudah bentol-bentol karena biduran. Gatalnya itu hampir di seluruh tubuh sampai ke kulit kepala. Rupanya pada saat saya baru tidur, biduran mulai muncul. Lama-kelamaan semakin banyak hingga membuat saya terbangun dari tidur. Hal ini berlangsung kurang lebih tiga hari. Karena sudah merasa terganggu, saya pun mencari solusinya. 

Rupanya beberapa waktu sebelumnya saya cukup sibuk mengerjakan tugas, laporan dan kegiatan lainnya sehingga daya tahan tubuh saya menurun alias tubuh dalam kondisi tidak fit. Keesokan harinya saya langsung membeli vitamin C, kemudian saya minum sesuai dosis anjuran hingga beberapa hari. Alhamdulillah setelah beberapa hari, biduran saya menghilang dan saya kembali bisa tidur dengan nyaman.

3. Biduran karena alergi dingin

Biduran ini yang paling terakhir saya alami, biasanya terjadi kalau saya terpapar udara dingin seperti naik motor atau di luar rumah pada malam hari. Kadang-kadang mandi siang haripun membuat saya biduran. 
Awalnya sih cuma di tangan lalu sembuh. Di waktu lain muncul di paha dan kaki. Kadang juga di badan. Begitu terus sampai berulang-ulang. Awalnya sih saya biarkan saja karena begitu terasa gatal lalu saya gosok dengan minyak kayu putih, sebentar kemudian sembuh dengan sendirinya. Sampai akhirnya pada suatu pagi, biduran itu mengenai wajah dan kepala saya. Mata jadi bengkak, bibir jadi dower dan wajah terasa tebal. Tapi karena ada acara yang harus saya hadiri, saya biarkan saja biduran itu tanpa saya obati. Karena biasanya obat yang disarankan untuk biduran itu mengakibatkan kantuk. Seandainya saya meminumnya kan berabe kalau sampai ketiduran di acara. 



Konyolnya lagi, tanpa mencari referensi, kemudian saya kompres wajah saya dengan kain lembut yang dicelup air hangat. Bukannya sembuh, biduran saya malah semakin awet, sampai siang enggak hilang-hilang. Karena saat itu memakai masker, maka yang terlihat hanya bagian mata yang mbendul saja. Beberapa orang yang saya temui mengira kalau saya habis menangis semalaman sampai mata bengkak. Dan beberapa lainnya sampai tidak mengenali saya.

Sadar kalau hal ini enggak bisa dibiarkan, saya pun mencari solusi tanpa harus melibatkan obat. Saat itu saya berpikir kalau obat hanya mengobati biduran pada saat itu tapi tidak mencegah timbulnya biduran lagi. Bisa jadi tubuh saya memang lagi kurang fit karena banyak aktifitas.

Saya pun membeli jeruk nipis. Setiap pagi saya minum air hangat yang diberi perasan air jeruk nipis. Sebaiknya minum sebelum kita mengkonsumsi apa apa dan sebelum gosok gigi. Setelah beberapa waktu rutin minum jeniper ini, biduran pun hilang hingga saat ini. Vitamin C yang terkandung dalam jeruk nipis yang rutin saya konsumsi, memulihkan daya tahan tubuh saya kembali.

mengatasi biduran tanpa obat

Kesimpulan


Nah itulah beberapa jenis biduran yang pernah saya alami dan bagaimana cara mengatasi biduran itu. Jika teman-teman mengalami hal yang sama bisa saja mengobati biduran menggunakan cara saya. Namun sebelumnya saya ingatkan untuk mengenali tubuh teman-teman terlebih dahulu, sehingga bisa memilih penanganan mana yang sesuai dengan biduran yang teman-teman alami. Misalnya jika teman-teman memiliki maag tidak disarankan untuk melakukan terapi jeruk nipis dan lain sebagainya.

Sekian terima kasih semoga sharing saya ini bermanfaat.

facebook

twitter

pinterest

linkedin

You Might Also Like

1 comments

  1. Eh sekarang kena dingin dikit udah alergi, biduran kayak gini apalagi susah sembuhnya. Hemm walaupun udah minum obat malah kambuh lagi setiap cuacanya dingin. Ini bisa diatasi ternyata, bisa diterapkan nih. Terima kasih sharingnya!

    BalasHapus