Manfaat Membuat Rencana Keuangan Keluarga

by - 01.03.00

Manfaat dan Tips membuat Rencana Keuangan keluarga lemaripojok Retno Kusumawardani


Manfaat Membuat Rencana Keuangan Keluarga. Membuat rencana keuangan keluarga, perlu dilakukan karena manfaatnya besar sekali dalam kehidupan berkeluarga. Saya menuliskan ini bukan berarti saya sudah ahli dan selalu berhasil dalam merencanakan keuangan keluarga. Tapi menuliskannya disini dapat menjadi pengingat bagi diri saya sendiri maupun bagi teman-teman yang berkunjung ke blog saya ini.

Tak mudah memang menyusun rencana keuangan keluarga. Karena kebutuhan setiap keluarga itu berbeda dan tidak sama dari waktu ke waktu.

Bagi yang berpenghasilan bulanan, mungkin lebih enak dalam merencanakan keuangan keluarga karena setelah mendapatkan gaji bisa langsung dibagi sesuai pos-pos keuangan yang telah di tentukan. Tidak enaknya yaitu uang yang masuk hanya sekali atau dua kali dalam sebulan.

Bagi yang tidak bergaji bulanan, dibutuhkan kecermatan yang lebih tinggi karena harus berjaga-jaga apabila ternyata pendapatan menurun. Namun juga harus tetap bisa mengendalikan diri jika tiba-tiba mendapat rejeki nomplok. Boleh bersenang-senang namun jangan berlebihan.

Dalam merencanakan keuangan, harus cermat dan teliti, namun jangan sampai membuat kita jadi orang yang kikir. 

Manfaat dan Tips membuat Rencana Keuangan keluarga lemaripojok Retno Kusumawardani
Menurut laman Finansialconsulting dotcom, ada panduan umum dalam merencanakan keuangan keluarga, pedoman itu antara lain :

5% dari penghasilan untuk bersedekah (zakat aau infaq)
50% untuk biaya hidup sehari-hari termasuk pengeluaran tetap
10% untuk dana darurat dan asuransi
10% untuk menabung
15% untuk investasi dan, 
10% untuk bersenang-senang (nonton, beli barang keinginan, jalan-jalan dll)

Dana darurat dipisahkan dari tabungan agar apabila terjadi kebutuhan yang mendadak, kita masih punya tabungan.

Apabila anda sudah membuat rencana keuangan, yang dibutuhkan saat ini adalah komitmen. ya, komitmen agar laju keuangan kita tetap on the track. 

Dibutuhkan waktu untuk membuat rencana itu menjadi kebiasaan. Selain itu juga dibutuhkan kerjasama seluruh anggota keluarga. Karena bagaimanapun keluarga itu adalah suatu sistem, jika salah satu melakukan sesuatu yang berbeda dari kebiasaan maka akan mempengaruhi yang lainnya.

Beragam manfaat dapat dipetik jika perencanaan keuangan keluarga itu berjalan dengan baik, antara lain :

  • Memungkinkan bersedekah lebih banyak.
  • Memiliki tabungan. Bukan tidak mungkin, keluarga yang tidak memiliki rencana keuangan kesulitan untuk membuat pos menabung dalam arus keuangan mereka. Ingat ya, ada LPS yang menjamin tabungan kita di bank tetap aman.
  • Meminimalisir pembelian barang yang tidak perlu. Terbiasa membuat rencana keuangan membuat hidup makin terorganisir dan makin mudah membedakan mana barang yang dibutuhkan atau hanya diinginkan.
  • Mewujudkan keinginan. Perencanaan keuangan keluarga yang tersusun dan terlaksana dengan baik membuat arus tabungan juga lancar. Hal ini tentu saja mempercepat kita mewujudkan keinginan melalui uang tabungan.
  • Bisa berinvestasi. Investasi dapat memberikan kita kemungkinan untuk mendapatkan keuntungan lebih di kemudian hari. Investasi bisa bermacam-macam bentuknya, yang penting tetap berhati-hati. Jangan sampai tertipu, misalnya.
  • Hidup lebih tenang dan bersyukur. Dengan perencanaan keuangan yang terlaksana dengan baik, kita tidak akan merasa kekurangan dan terhindar dari kekhawatiran-kekhawatiran tentang keuangan.
  • Terhindar dari hutang. Memiliki dana darurat dan memiliki tabungan membuat keuangan keluarga siap apabila menghadapi kejadian tidak terduga.

Nah itulah beberapa manfaat yang kita rasakan apabila kita mampu membuat perencanaan keluarga yang baik sekaligus konsisten dalam melaksanakannya. 

pentingnya dana darurat, investasi dan menabung lemaripojok retno kusumawardani
pentingnya dana darurat, investasi dan menabung

Tetaplah semangat apabila melakukan kesalahan dalam merencanakan keuangan keluarga. Karena dari kesalahan itulah kita belajar dan pasti ada hikmah dibalik peristiwa itu. 

Bagaimana, sudah siap untuk membuat rencana keuangan keluarga dan merasakan manfaatnya?


You May Also Like

22 komentar

  1. Iya mba... Aku juga lagi usahain biar keuangan keluarga terkendali. Klo sekarang lebih banyak keserapnya di dana pendidikan anak2. Alhamdllih masih bisa menghindari hutang.
    Makasih tips nya mba..sangat berguna.

    BalasHapus
  2. yes, setuju mbak
    kalau jadi mentri keuangan keluarga, ga bisa mikir cuma dari hari ke hari :)

    BalasHapus
  3. Aku sering baca tulisan tips begini tapi gak pernah berhasil menerapkannya terutama soal nabung. Huhuhu. Selalu besar pasak daripada tiang

    BalasHapus
  4. yg paling utama terhindar dari hutang, kdg idup di jkt susah jg kl ga da hutang ya. buat pemicu semangat bekerja jg. Yes mba kudu ada dana senang2.

    BalasHapus
  5. Dana darurat memang penting, apalagi bagi freelancer seperti saya. Kalau menyimpan uang di bank pasti aman dan tenang, ada LPS yang menjamin simpanan di bank.

    BalasHapus
  6. Wah.. perlu nih memang aku menyusun rencana keuangan, apalagi bulan2 ini. Pemasukan tidak ada karena ortu lagi haji. Semoga bisa istiqkmah deh. Mungkin dimulai dari mengurangi makanan dari luar kali ya. Memang sempat panik juga. Apakah pengeluaran bakal cukup untuk satu bulan ke depan. Semoga aja ya. Amin

    BalasHapus
  7. Membuat perencanaan keuangan keluarga ini ajaran pertama yang ditekankan ibuk dulu sebelum aku nikah. Dan emang penting banget. Supaya kita tahu kemana habisnya uang tiap bulan. Dan nggak kebingungan kalau tiba-tiba ada keperluan mendadak.

    BalasHapus
  8. saya sudah menerapkan juga pengaturan keuangan dengan pembagian yang tidak terlalu sama dengan dalam artikel ini
    yang penting bisa nabung tiap bulan dan punya dana cadangan

    BalasHapus
  9. setuju sekali mbak.. walau hanya setingkat keluarga tetap harus ada perencanaan keuangan.. nice article...

    BalasHapus
  10. Rencana keuangan ini kayaknya nggak cuma perlu untuk keluarga aja deh, daku yang anak kos juga musti buat rencana keuangan, biar nggak sampe kehabisan duit sementara gajian masih jauh hihihiii,,, apalagi kalau ada keperluan tak terduga, bisa gawat kalau nggak punya tabungan.

    BalasHapus
  11. Rinci banget buat rencana keuangan sih belum
    Tapi sudah belajar bagi2 buat kebutuhan,sedekah, inves, sama nabung. Buat senang2 nya nih yg kadang msh lirik2 tabungan

    BalasHapus
  12. Salah satu yg penting dlm merencanakan keuangan memang si Dana Darurat itu sih, krn buat jaga2 kl sesuatu terjadi. Apalagi kl udah berkeluarga dan punya beberapa anak, makanya Dana Daruratnya harus lbh besar. Memang ga bisa langsung sekaligus ngumpulin total Dana Daruratnya, karena cukup besar ya, eh tp tergantung total pengeluaran bulanannya jg sih hehe.

    BalasHapus
  13. Saya sudah menerapkan perencanaan keuangan dalam keluarga. Meskipun masih sederhana, tapi kami sudah bisa merasakan manfaatnya. Jadi lebih ketat apabila hendak membelanjakan sesuatu. Lebih banyak pertimbangan, belanja karena memang kebutuhan atau hanya keinginan saja.

    BalasHapus
  14. terkadang rencana itu bisa bisa khilaf mendadak loh mba pastinya. Dimana, misal ada barang yang lagi diskon diskonnya mudah banget pasti khilaf dan ujung ujungnya terpakai juga hehe.

    tetep sih bersedekah itu sangatlah penting supaya pintu rejeki kita terbuka lebar lebar mba.

    BalasHapus
  15. Makasih infonya mbak...

    Duh aku pr banget didana darurat. Habis kepakai biasanya....

    BalasHapus
  16. alhamdulillah keluarga kami sudah punya rancangan keuangan tiap bulannya, karena kalau ga begini ya susah, pasti nggak akan cukup tiap bulannya. mengenai dana darurat sudah pernah tahu jg tp belum bisa menyisihkan.. hiks semoga nanti sudah bisa mulai dicicil dana darurat diluar tabungan

    BalasHapus
  17. Bener banget kemarin sempet belajar buat rencana keuangan keluarga perlu banget. Supaya gak bocor kanan kiri hehehe

    BalasHapus
  18. Bener banget Mba, komitmen adalah poin penting dalam merencanakan keuangan. Karena kalo ga cukup komitmen, nanti yang telah direncanakan justru malah berantakan.

    BalasHapus
  19. Perencanaan keuangan keluarga emang sangat dibutuhkan ya mbak. Jangan sampai enggak ada dana simpanan ataupun dana darurat. Salah satu hal kecil yg kudu dilakukan dalah mencatat semua pemasukan dan pengeluaran sekecil apapun (naaahh ini masih susah). Tapi tetep kudu diusahakan, jangan sampai menyesal di kemudian hari TFS

    BalasHapus
  20. Iya enak kalau punya gaji gitu. Sekarang aku merasa pusing ngebagi posnya karena enggak kerja lagi. Huhuhu. Any harus mikirin strategy lain buat mengelola keuangan ku.

    BalasHapus
  21. Memang sangat penting membuat perencanaan keuangan keluarga, biar semuanya lancar

    BalasHapus
  22. Satu hal lagi yang belum disadari orang indonesia yaitu perencanaan asuransi. Padahal itu penting banget, apalagi asuransi kesehatan.

    BalasHapus