Pankiss

05.30.00 Retno Kusumawardani 0 Comments

pankiss cemilan pancake pukis resep

Memberi cemilan pada anak-anak (baca: anaknya lebih dari satu) itu paling aman dengan cara memberi makanan dengan ukuran yang sama dan jumlahnya sama. Pasti aman damai sejahtera deh. Tidak akan ada rebut-rebutan dan tangis-tangisan.  Ibu tenang anak-anak pun kenyang.

 Etapi…. Hidup tak akan semulus itu brada dan sista… . Anak-anak perlu dikenalkan pada kenyataan hidup, bahwa kehidupan itu tidak selalu seperti apa yang kita pikirkan dan kita inginkan. Ada orang lain dari luar lingkungan kita, yang cara berpikirnya berbeda dengan kita bahkan kadang kala kita perlu mengalah pada orang lain dan lain-lain dan lain-lain.

Keluarga dan lingkungan sekitar rumah adalah dunia “kecil” untuk anak-anak.  Lingkungan adalah replika dari kehidupan sebenarnya yang akan mereka rasakan ketika dewasa nanti. Sebagai orang tua kita harus memberi bekal pada anak-anak, melalui interaksi dengan orang-orang yang ada di rumah maupun di lingkungan sekitar. Salah satu contoh interaksi dengan orang-orang di rumah, terutama dengan saudara adalah kembulan. Apa sih kembulan itu? Baca postingan saya sebelum ini ya…hehehehe.


Disini saya hanya ingin mengenalkan salah satu menu kembulan favorit anak-anak. Yaitu Pankiss. Apasih pankiss itu? Makanan dari mana? Eropa, Timur Tengah atau Amerika Latin?

Baiklah saya jelaskan. Pankiss adalah nama karangan saya sendiri berasal dari kata Pancake dan Pukis. Kok jadi Pankiss (dobel s) bukannya Pankis? Yeeee … suka-suka saya dong, kan saya yang kasih nama hehehe.

Mau dibilang Pancake, walau bentuknya mirip tapi resepnya bukan resep Pancake (yang mau resep pancake, bisa ngintip disini ). Mau dibilang Pukis, selain bentuknya beda, resepnya juga beda. Akhirnya biar adil, saya beri nama Pankiss saja. Ini dia resepnya…

Pankiss
Bahan:
250 gr tepung terigu
3 sdm margarine (yang 1 sdm untuk olesan)
6 sdm gula
1 butir telur
1 sdt fernipan
200 ml air hangat kuku

Cara membuat :
Lelehkan 2 sendok makan margarine lalu dinginkan. Ambil sebagian air, masukkan fernipan dan sedikit gula lalu aduk dan tunggu hingga berbuih kurang lebih 7 menit. Ambil mangkok ukuran besar, masukkan telur dan 4 sendok makan gula. Kocok sampai berwarna pucat. Lalu masukkan larutan fernipan yang sudah berbuih, dan sisa air. Kocok lagi sampai merata. Masukkan tepung terigu, campurkan dan terakhir masukkan margarine yang sudah leleh. Aduk hingga merata. Biarkan hingga kurang lebih 1 jam sampai adonan mengembang.

Panaskan wajan datar anti lengket. Wajan datar saya berdiameter 28 cm. Setelah panas olesi permukaannya dengan menggunakan margarine. Gunakan api yang cenderung kecil agar tidak gosong di luarnya saja. Tuang setengah bagian adonan ke atas wajan datar lalu ratakan. Ketika permukaan adonan mulai kering, taburkan gula pasir. Tunggu hingga bagian bawah berwarna kecoklatan lalu balik. Setelah dua sisi berwarna kecoklatan, Pankiss sudah matang. Lakukan hal yang sama pada setengah bagian yang tersisa. Pankiss siap dihidangkan. 

Nah, gampang kan… ayo dicoba siapa tau anak-anak suka. Kalau belum bisa mencoba sekarang, simpan di dinding media sosial favorit anda dengan klik tombol media sosial yang ada di bawah ini. Terima kasih…


You Might Also Like

0 komentar: