cerita awal ngeblog

19.06.00 Retno Kusumawardani 0 Comments

cerita awal ngeblog blogger kekinian


Cerita awal ngeblog?  Gara gara Blogger Kekinian saya jadi cerita nih.Waduh mesti mengenang kisah yang telah lalu (cie..cie..cie..). nggak segitunya juga kali, saya sebetulnya ngeblog ini berawal dari ketidak sengajaan. Jadi gini ceritanya. Kira-kira awal tahun 2013, saya terpaksa tinggal berjauhan dengan suami. Saya bersama anak-anak tinggal di Sidoarjo sedangkan ayahnya anak-anak tinggal di Malang. 


Karena berjauhan kami sering berkomunikasi melalui telepon genggam dan media social. Karena jauh dari suami itulah saya jadi sering galau nganggur. Untuk itu saya bergabung dengan grup fiksi salah satu blog keroyokan. Meskipun belum punya akun di blog keroyokan tersebut, saya lumayan seringlah mengikuti event-event yang diadakan oleh Blog keroyokan tersebut. Disamping itu saya juga mengikuti grup kepenulisan yang lain. Disitulah saya mulai menulis puisi, cernak (cerita anak), cermin (cerita mini) dan cerpen (cerita pendek). 


Walaupun baru mulai menulis, saya beruntung bisa memasukkan dua buah cerpen saya ke dalam sebuah buku antologi cerpen dan tiga buah puisi dalam sebuah antologi puisi. Meskipun diterbitkan oleh penerbit indie, bukan penerbit mayor  tapi sudah cukup membuat saya senang. Karena semenjak menikah dan dikaruniai tiga orang putra dan putri sama sekali saya tidak pernah berhubungan dengan tulis menulis apalagi menyentuh laptop. Maklum ketiga anak saya lahir dalam waktu yang berdekatan sehingga cukup menyita waktu dan tenaga. 


Selain itu ada juga cerpen saya yang dimuat di majalah berbahasa Jawa yaitu Jaya Baya. Cerita yang saya kirimkan adalah cerita remaja dengan menggunakan bahasa malangan atau bahasa walikan. Sudah pada tahu kan kalau malang itu terkenal dengan bahasanya yang serba dibalik? Misalnya makan kami menyebutnya nakam, tidur menjadi rudit dan lain sebagainya. Pada waktu mengirimkan cerpen Ngalaman (Malangan) ini saya yakin bahwa tulisan saya pasti dimuat. Karena sejak masih kecil saya sudah membaca majalah Jaya Baya ini tapi belum pernah sekalipun membaca cerita dengan menggunakan bahasa Malangan. 

Meskipun di awal saya yakin, tapi saya mulai ragu karena lama sekali tidak muncul kabar berita. Apakah cerpen saya dimuat atau tidak. Tapi kira-kira tiga bulan kemudian tiba-tiba datang wesel yang memberitahukan bahwa saya diminta untuk mengambil sejumlah uang di Kantor Pos. Bukan jumlah yang besar, tapi sudah membuat saya senang bukan kepalang. Apalagi sampai sekarang Bapak saya masih berlangganan majalah tersebut, jadi cerita pendek saya bisa dibaca oleh beliau. Semoga beliau senang. 


cerita awal ngeblog-blogger kekinian

Pernah juga saya mengirim salah satu resep cake wortel dengan sosis hasil otak-atik saya. Alhamdulillah dimuat di Koran Jawa Pos. Dan yang terakhir, adalah salah satu cerpen saya yang dimuat di Majalah MATAN. Kebetulan yang berlangganan adalah mertua saya, jadi saya hanya membaca majalah tersebut jika pulang ke Sidoarjo saja. Untunglah waktu itu saya sempat mencatat email dari redaksi majalah tersebut. Dan iseng saja saya mengirimkan cerpen saya, ternyata dimuat juga. Lagi- lagi Alhamdulillah. Sebelumnya saya juga pernah mengirimkan cerita anak ke beberapa Koran dan majalah anak-anak. Tapi saya belum beruntung di cerita untuk anak hehehehe. 


Selain karya yang diterbitkan dan dimuat di majalah itu, saya juga masih memiliki beberapa karya hasil mengikuti beberapa grup kepenulisan di facebook.  Waktu itu saya masih online menggunakan HP jadul, Hanya  ketika menulis cerpen saja saya pinjam laptop milik adik ipar. Akibatnya karya saya banyak yang tercecer.

Lama kelamaan karena sayang dengan karya yang tercecer, akhirnya kepikiran untuk membuat blog untuk menyimpan semua tulisan saya. Mulailah saya mengutak-atik, membuat blog sendiri. Benar-benar dimulai dari nol karena tidak mempunyai pengetahuan sama sekali tentang blog.


 Beberapa waktu kemudian saya pulang lagi ke Malang. Otomatis blog menjadi vakum karena saya tidak lagi galau nganggur. Hari-hari saya mulai disibukkan dengan anak-anak yang mulai masuk sekolah. Iseng-iseng saya membuat kue. Tanpa dinyana kue bikinan saya enak (kebetulan pas enak). Padahal saya bukanlah orang yang pandai memasak. Beberapa teman dan saudara yang pernah merasakan hasil masakan saya meminta resep masakan saya. 

Daripada saya capek kopi paste kesana-kemari, kenapa tidak saya tulis di blog saja. Agar mereka yang menghendaki resep yang sudah pernah saya coba, dapat melihatnya kapan saja tanpa harus meminta izin pada saya. (itulah sebabnya mengapa postingan-postingan awal di blog saya yang baca dapat dihitung dengan jari hahaha) Mulailah saya menulis resep di blog. Selain agar bisa dibaca oleh orang lain, saya juga menulis resep untuk diri sendiri. Maklumlah, saya pemula dalam hal masak-memasak. Segala resep harus dicatat. Jadi ketika ingin memasak suatu masakan yang sudah pernah saya coba, saya tinggal mencari di blog saya sendiri. Itulah mengapa resep yang ada di blog saya adalah masakan yang praktis dan bahannya murah serta mudah di dapat.

Awalnya saya malu berbagi blog saya di media social, karena isinya cuma ecek-ecek. Tapi hati nggak bisa bohong, kalau ada yang sudah mencoba resep yang saya bagikan terus mereka bilang enak. Rasanya sesuatu banget hehehe. Baru akhir 2015 ini saya tahu ada istilah Blog Walking, trafik blog, page view blog dan beberapa istilah lain yang bahkan saya belum paham maksudnya. Saya juga baru tahu kalau mengunggah gambar ke blog itu tidak serta merta begitu saja. Kalau saya mengunggah ya asal unggah saja, diberi caption, beres dah. Hehehe bener-bener katrok.

Dan baru akhir-akhir ini pula saya mencoba untuk review produk dan mengikuti give away yang diadakan oleh  teman-teman blogger. Meskipun belum pernah menang tapi saya cukup senang karena ini merupakan pengalaman baru buat saya. 


Ternyata ngeblog itu menyenangkan juga, ya… kita bisa belajar banyak hal. Mengenal banyak teman baru. Mendapat pengalaman baru dan banyak lagi manfaat lainnya. Kedepannya saya ingin tahu lebih banyak lagi tentang seluk-beluk  blog. Ingin menulis tentang lebih banyak hal. Agar blog saya bisa membawa manfaat untuk lebih banyak orang dan tentu saja kalau bisa menghasilkan rejeki dari blog.


 Semoga dan semoga harapan saya bisa terwujud. Ibarat sebuah perjalanan, saya sudah menapakkan kaki untuk melangkah. Dan saya tidak ingin berhenti. 

Itulah cerita awal ngeblog saya. Terima kasih ya sudah berkenan membaca tulisan saya, semoga membawa manfaat. Jangan lupa tinggalkan komen dan add G+ saya. Terimakasih. 

You Might Also Like

0 komentar: