cake coklat kukus ('brownies' kukus) anti ribet

16.25.00 Retno Kusumawardani 0 Comments

Cake coklat kukus ('brownies' kukus) anti ribet




Sempat ngehits disebuah grup masak di fb, resep mbak Anita Rini ini memang anti ribet. No oven and no mikser. Bisa diaduk cuma pakai garpu. Makanya disebut anti ribet. Tapi sebenernya kalo pingin ngga ribet ya mending beli aja hahaha...ngga ribet nyiapin bahan, nggak ngabisin waktu dan yang pasti nggak usah nyuci peralatan yang habis dipakai. Tapi yang jelas kepuasannya juga beda. Lebih puas kalau bikin sendiri dan tentu saja lebih irit. Halah....
Lah tapi kenapa judulnya membingungkan? Seperti tulisan saya sebelumnya,resep ini sebenarnya adalah resep cake/bolu coklat tapi orang kebanyakan mengenalnya dengan sebutan brownies hanya dikarenakan warnanya yang coklat dan rasanya yang nyoklat. Padahal teksurnya jelas-jelas cake hihihi.
Wokelah lanjut pada resep ya...

Cake coklat ("brownies") kukus anti ribet

Bahan :

200 g terigu
200 g gula pasir
200 ml minyak goreng
2 butir telur
40 gr coklat bubuk
1 sachet kopi instant dicairkan dg 200ml air ( kopinya yang ga ada ampas ya...)
1 sdt baking soda
1/2 sdt garam
2 sdm milo

Cara Pembuatan :

Kocok telur dan gula asal gula larut. pake whisker atau garpu juga bisa. masukan semua bahan kering yang sdh dicampur rata. Tambahkan kopi dan minyak. aduk rata. Dipanggang atau dikukus sampai matang, atau test tusuk dg tusuk sate.
Mudah bukan?


Sssst...ada tips menyesatkan dari saya, yaitu cara lain yang lebih praktis : masukkan telur, gula, minyak , milo, garam  dan air kopi ke dalam blender. Lalu blender sampe gula larut dan semua tercampur rata. Ayak sisa bahan lalu campurkan dengan hasil blenderan tadi. Cukup aduk dengan spatula atau centong plastik.

Praktis bukan?

Lalu masak seperti biasa. Apabila dikukus dengan menggunakan cetakan dari plastik cukup diolesi minyak goreng saja. Bila menggunakan loyang, jangan lupa loyang dioles margarin lalu ditaburi dengan tepung terigu ya...


Seperti cake biasanya, cake ini juga bisa dikombinasikan dengan bahan lain. Beberapa variasi yang biasa saya lakukan antara lain:

1.chocochip
Caranya: tuang sepertiga adonan ke dalam loyang, kemudian kukus sepuluh menit. Lalu taburkan chochochip di permukaan adonan. Lalu tuangkan lagi sepertiga adonan, kukus lagi sepuluh menit, lalu taburi chocochip lagi diatasnya. Untuk lapisan yang ketiga kukus kurang lebih 25 menit.

2. Kurma
Caranya : cincang kasar kurma terlebih dahulu...jangan lupa buang bijinya ya...hihihi.Lalu baluri kurma dengan tepung terigu lalu campur dengan adonan. Kalau mau sedikit ribet ya gunakan cara seperti diatas.
Kurma ini membuat cake jadi lebih basah dan tentu saja lebih nikmat.

3. Cherry
Caranya sama seperti di atas

4. Susu kental manis
Ambil kira-kira seperempat adonan, campurkan dengan satu sachet susu kental manis. Tuang separuh dari adonan yang tidak dicampur dengan kental manis ke dalam loyang. Kukus kurang lebih sepuluh menit. Lalu tuang adonan yang dicampur dengan kental manis, ratakan. Kukus lagi sepuluh menit. Terakhir tuang sisa adonan dan kukus lagi kurang lebih 25 menit. Hasilnya, di bagian tengah akan ada lapisan yang legit.

5. DCC
Potong DCC berbentuk kotak panjang misal 1 cm x 1cm x 10 cm. Kukus separuh adonan kurang lebih 10 menit. Lalu letakkan potongan DCC diatasnya. Letakkan memanjang di loyang. Yaitu dua potong dcc untuk masing masing sisi kiri dan kanan.atau bisa juga dua potongan dcc diletakkan memanjang di tengah-tengah. Kemudian tuang sisa adonan dan kukus sampai matang.

6. Topping 
Untuk topping lebih mudah karena kita bisa memberikannya pada saat kue sudah matang. Tinggal oles dengan butter cream diatasnya lalu taburi topping sesuai selera anda. Keju, meises, kacang, ataupun biskuit coklat, cherry.

Nah mana yang sesuai selera anda? Kalau masih pertama kali bikin, coba deh resep aslinya dulu baru kalau ada yang kurang sesuai dengan selera anda bisa dirubah.

Beberapa tips dalam mengukus cake 

1. Dandang harus benar-benar panas. Setelah air mendidih, biarkan sebentar jangan buka dulu tutup dandangnya agar uap terkumpul cukup banyak.

2. Tutup dandang sebaiknya dibungkus dengan kain serbet untuk mencegah air kukusan menetes ke adonan.

3. Gunakan api sedang cenderung kecil tapi cukup untuk mendidihkan air dalam kukusan.

4. Pastikan air cukup selama proses pengukusan.


Beberapa permasalahan yang pernah di temui dan tips untuk menghindarinya.

1. Bagian atas cake basah dan tidak rata : kemungkinan karena air dari tutup kukusan yang menetes ke adonan.

2. Permukaan cake pecah . Bisa disebabkan oleh api yang kebesaran atau masak yang terlalu lama.

3. Bagian dalam cake berlobang-lobang /tidak halus. Bisa disebabkan oleh udara yang terperangkap dalam adonan ketika dituang ke loyang. Untuk menghindarinya ketok-ketok kan loyang ke meja setelah adonan dituang agar udara keluar.

4. Bagian bawah cake basah seperti dodol. Kemungkinan pada awal memasaknya, kukusan belum panas benar sehingga uap air belum banyak. Bisa juga karena api kekecilan sehingga uap yang dihasilkan sedikit.

5. Bila cake anda cepat habis ketika baru saja matang. Kemungkinannya adalah cake yang anda buat enak rasanya. Tips untuk menghindarinya adalah buat beberapa resep sekaligus hihihi...

Berikut ini beberapa cake coklat kukus yang pernah saya buat.
Cake ini bisa dijadikan base cake dari tart loh...alasan saya menggunakan cake ini sebagai base cake pada waktu itu adalah, yang pertama karena alat yang dirumah cuma ada loyang sama kukusan. Alasan yang kedua adalah karena saya bisanya ya cuma cale coklat ini hihihi. Tapi sampe sekarang cake ini masih jadi favoritnya anak-anak.



Pertama kalinya bikin cake ulang tahun, belum punya spuit, butter cream pun beli jadi. Dan yang ngehias bapaknya anak-anak... Jadilah seperti itu, untungnya yang dibikinin senyum-senyum aja....





Cake ultah kedua untuk anak kedua, udah beli spuit, tapi belum bisa makainya...jadilah seperti itu. Untunglah yang dibuatkan juga senyum-senyum heheheh



Cake ultah ketiga. Lupakan spuit. Kembali ke kantong plastik yang dilubangi ujungnya. Terinspirasi dari sebuah postingan di sebuah grup masak. Jadilah...tanpa alat lain, modalnya kira-kira aja. Alhamdulillah, kali ini yang dibikinin bisa tertawa.



Hasil karya anak lanang. Ada cake tinggal seuprit. Masih ada sisa buttercream di kulkas jadilah...Nggak cuma cakenya yang warna-warni. Meja dan kursipun ikutan warna-warni...yo wis lah le...aku rapopo.

You Might Also Like

0 komentar: